Program Bantuan Polsri untuk KUBE Rumah Kentang

Kelurahan Tuan Kentang bertempat di Jalan Aiptu A.Wahab Kecamatan Seberang Ulu 1- Kota Palembang. Konon nama Tuan Kentang berasal dari saudagar Tionghoa yang dahulu punya bisnis besar di sepanjang muara Sungai Ogan Palembang.

Pada perjalanannya, tempat ini menjadi destinasi wisata belanja dengan produk utama berupa kain jumputan. Kelompok Usaha Bersama Tuan Kentang (KUBE Tuan Kentang) merupakan sebuah perkumpulan pengusaha dan pengrajin yang mengorganisir tempat tersebut menjadi seperti saat ini dengan tujuan untuk mengangkat perekonomian para pengrajin kain.

Melalui pertemuan antara Tim dari Politeknik Sriwijaya(Polsri) beserta perwakilan dari tim lainnya dengan Pihak KUBE Tuan Kentang pada tanggal 3 September 2020 bertempat di Griya Kain Tuan Kentang dalam rangka program Kemitraan PTV-IDUKA. Pihak KUBE Tuan Kentang menyampaikan bahwa mereka membutuhkan bantuan dari pihak mana saja baik pemerintah, akademisi, perusahaan, dan lain sebagainya. Dalam rangka untuk meningkatkan produksi baik kualitas maupun kuantitas serta berbagai inovasi produk sehingga dapat melakukan ekspor pada produk kain tersebut. Dan juga dalam masa pandemi ini dimana membuat industri pariwisata menurun serta daya beli masyarakat berkurang membuat bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.

“Kami membutuhkan bantuan dari berbagai pihak baik dari akademisi, pemerintah, perusahaan, atau pihak lainnya untuk mengingkatkan produksi serta berinovasi pada produk kain kami,” Jelas Sophian selaku perwakilan Tuan Kentang

Tim dari Polsri memberikan tiga buah bantuan program berupa yang pertama yaitu peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. Yang dimana juga akan melibatkan peran dari beberapa jurusan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Seperti Jurusan Adm Bisnis, Akuntansi, Bahasa Inggris, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Komputer.

Program ke dua yaitu, program pemasaran yang mana Polsri akan mencoba meningkatkan jangkauan atau perluasan jaringan pemasaran produk. Dan program terakhir yaitu membantu untuk melakukan digitalisasi keuangan dalam rangka untuk mempermudah bisnis dan manajemen keuangan pusat destinasi wisata belanja tersebut.

“Kami sebagai tim perwakilan dari politeknik akan memberikan dua buah program bantuan utama yaitu program peningkatan kualitas serta kuantitas dan juga bantuan program digitalisasi keuangan,” Tutur Zakaria sebagai perakilan dari Polsri.


Editor : FZ

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *