Lomba Cipta Lagu Porseni

Mulai penghujung bulan Mei kemarin, Polsri bekerja sama dengan UKM Simpony mengajak seluruh keterlibatan politeknik se-Indonesia untuk turut ikut serta menciptakan sebuah lagu yang akan menjadi “Theme Song” dari Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Politeknik se-Indonesia, yang nantinya akan diadakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dilansir dari website resmi www.localpop.polsri.ac.id lomba cipta lagu ini akan mengambil tema berkenaan dengan semangat, solidaritas, dan juga edukasi.

Pada wawancara dengan panitia Senin (13/07) kemarin, Jansen Antonius Patar, sebagai ketua pelaksana dari lomba mengatakan, dari kurang lebih lima belas politeknik yang dihubungi oleh pihak panitia lewat media sosial sampai saat ini sudah ada tiga UKM politeknik yang mendaftar dan telah menyiapkan lagu yang akan diikutsertakan untuk lomba. Sementara itu ada beberapa yang masih dalam proses pembuatan lagu.

“Berhubung adanya pandemi covid-19 ini, ada kendala pada saat menyerahkan surat sebagai formalitas untuk legalisasi acara, karena sebagian dari panitia ada yang diluar kota jugakan, dan sebagian lagi terbentur dengan jadwal perkuliahan daring, belum lagi yang terhalang izin dari orangtuanya untuk berpergian ke luar saat pendemi ini,” tutur Jensen.

“Tetapi dalam pelaksanaanya kami pihak panitia sedikit terbantu sih, karena pelaksanaan via medsos, jadi kami punya lebih banyak waktu untuk berkomunikasi dengan politeknik yang terlibat dalam lomba dan juga cakupan perlombaannya dapat lebih luas.” Tambahnya.

Adapun prosedur pengumpulan dan sistem penilaian lagu, peserta dapat mengunggahnya lewat situs web www.localpop.polsri.ac.idid sampai 30 Juli mendatang dan jika batas waktu pengumpulan karya telah usai, panitia akan langsung menyerahkan file lagu yang sudah diunggah melalui situs web atau melalui surel kepada tim penilai. Waktu penilaian akan dilakukan selama dua hari setelah penyerahan lagu dari pihak panitia kepada tim penilai. “Setelah itu hasil dari penilaian juri akan kami rekap dan diakumulasi. Dalam melakukan penilaian kami akan sungguh-sungguh melakukannya tanpa ada rekayasa ataupun kecurangan,” ujar Jansen.

Untuk kriteria penilaian oleh juri, Jensen menambahkan juri akan melakukan penilikan dari kesesuaian antara lirik dengan tempo lagu. Penilaian lagu sendiri akan dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman dalam bidang seni vokal salah satunya adalah pembina UKM Simpony Polsri.

Untuk penghargaan kepada para pemenang sendiri, masing-masing pemenang akan diberikan uang pembinaan dan e-sertificate yang dapat dicetak oleh masing-masing pemenang nantinya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *