Bersama Masyarakat Sumsel Lawan Korona Melalui PSBB

Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk menghentikan rantai penyebaran virus korona atau Covid-19 di seluruh Indonesia, salah satunya dengan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di zona merah terlebih lagi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Makassar, dan kota besar lainya. Dengan diterapkannya prosedur PSBB ini diharapkan akan memutus dan mengurangi penyebaran virus yang semakin mewabah.

Sementara itu dilansir dari news.detik.com, pemerintah provinsi Sumatera Selatan sudah mengajukan surat rencana kebijakan penerapakan PSBB untuk dua wilayah di Sumsel sejak tanggal 4 Mei kemarin, yakni kota Palembang dan kota Prabumulih yang dinilai layak mengimplementasikan kebijakan PSBB untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dan hanya menunggu waktu untuk disetujui oleh Kementrian Kesehatan pusat.

Per tanggal 12 Mei 2020, Penetapan PSBB Kota Palembang akhirnya disahkan melalui Keputusan Menkes Nomor HK.01.07/MENKES/307/2020. Sementara, penetapan PSBB Prabumulih sesuai Keputusan Menkes RI Nomor HK.01.07/MENKES/306/2020.

Setelah disetujui, maka ada beberapa point penting yang harus dicatat perihal kebijakan PSBB yang ditetapkan oleh pemerintah. Selama PSBB berlangsung, masyarakat dilarang berkumpul lebih dari lima orang, physical distancing, memakai masker jika berpergian, razia masker, dilarang mudik dan penutupan akses keluar-masuk Palembang, dan penerapan sanksi karantina mandiri selama 1×24 jam bagi pelanggar.

Tambahan pula ada beberapa aturan dari Kemenkes yang akan diterapkan selama PSBB berlangsung, salah satunya pembatasan aktivitas di luar ruangan seperti penutupan tempat hiburan dan kantor-kantor yang boleh beroperasi hanya yang terkait hajat hidup orang banyak.

Sampai saat ini pasien positif Covid-19 di prov. Sumatera Selatan tercatat sebanyakan 279 orang, pasien sembuh sebanyak 64 orang, dan meninggal 9 orang (13/5).

Tentunya untuk memaksimalkan upaya yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat harus bekerja sama dalam berdisiplin mandiri mematuhi kebijakan-kebijakan yang akan diterapkan untuk mencapai tujuan bersama yakni memutus penyebaran rantai virus Korona bukan hanya di wilayah sumsel tapi seluruh wilayah Indonesia, kepatuhan masyarakat terhadap peraturan dan kebijakan merupakan kunci paling utama untuk keberhasilan dari upaya penerapan PSBB ini.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *