Leave a reply

Merasakan Lintas Budaya Internasional di Kota Sendiri Bersama AIESEC

      AIESEC merupakan organisasi kepemimpinan Internasional yang berada di 124 negara termasuk Indonesia. AIESEC sendiri telah berdiri di 34 Universitas yang ada di Indonesia. AIESEC yang berdiri di Sumatera Selatan sendiri bernama AIESEC in Universitas Sriwijaya. AIESEC in Universitas Sriwijaya pada 9 Juli – 21 Agustus 2018 akan menggelar projek yang bernama Sriwijaya Project. Projek ini adalah projek dimana AIESEC in Universitas Sriwijaya  mendatangkan mahasiswa luar negeri untuk melakukan projek sosial yang berfokus pada promosi dan memperkenalkan pariwisata Sumatera Selatan melalui kunjungan ke beberapa Kota/Kabupaten serta UMKM yang ada ke masyarakat lokal dan mancanegara. Projek sosial ini mengangkat isu pergerakan ekonomi dari sektor pariwisata sesuai dengan Sustainable Development Goals yang dicanangkan oleh PBB dengan poin SDGs nomor 8 yakni Decent Work and Economic Growth.

buddy demetri

“Sehubungan dengan akan diadakannya Sriwijaya Project ini, mahasiswa luar nebuddygeri yang akan melakukan projek sosial tersebut membutuhkan buddy. Buddy itu adalah teman yang akan mendampingi Exchange Participants selama mereka berada di Palembang, memperkenalkan budaya tentang Palembang dan lain-lain. Nah, AIESEC membuka kesempatan bagi para mahasiswa Palembang, Sumatera Selatan untuk menjadi buddy para Exchange Participants dan kesempatan ini terbuka untuk umum.”, ujar Putri selaku Ketua Pelaksana Sriwijaya Project.

buddy maroon“Jadi Buddy itu pengalaman yang tak terlupakan banget! Aku jadi bisa berteman sama orang dari Negara lain, belajar budaya mereka dan aku jadi bisa mengasah kemampuan bahasa Inggris aku. Kesempatan jadi buddy ini langka banget, merasakan cross culture di kota sendiri itu kapan lagi kalau gak pas lagi jadi buddy. Being a buddy is really worth to try.”, ujar Iqbal salah satu mahasiswa yang pernah menjadi buddy di projek AIESEC sebelumnya.

Mahasiswa sudah mulai dapat mendaftar menjadi buddy sejak tanggal 16 Juni-5 Juli 2018 mendatang dengan mengakses alamat website bit.ly/BuddySriwijaya serta bisa menghubungi CP Sriwijaya Project Nur Irana (id:nuriranaa/ WA: +6281958332247).

Selain menawarkan mahasiswa untuk mendaftarkan diri menjadi buddy, AIESEC in Universitas Sriwijaya juga menawarkan kesempatan bagi para mahasiswa di Sumatera Selatan yang ingin melakukan projek sosial di luar negeri yang tergabung dalam AIESEC yakni dengan mengikuti program Global Volunteer. Untuk info lebih lanjut, mahasiswa dapat langsung mencari info di Instagram AIESEC in Universitas Sriwijaya yaitu @aiesecunsri.


Leave a reply

Pembekalan Calon Alumni Polsri Sebagai Wujud Sumbangsih IKA Polsri

1526180698984UKM WPS – Palembang (12/5), menuju akhir tahun akademik 2017/2018 Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) memberikan pembekalan dan gambaran kepada para calon alumni Polsri yang akan lulus tahun ini mengenai seperti apa dunia kerja dan realita yang akan dihadapi nantinya. Acara ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun oleh Ikatan Alumni Polsri (IKA Polsri) sebagai wujud rasa sumbangsih kepada almamater. Dengan mengundang para alumni Polsri yang telah sukses di dunia kerja sebagai pembicara, kegiatan pembekalan calon alumni tahun ini mengangkat tema Cara Kreatif Mengawali Langkah Menuju Dunia Kerja dan Usaha di Era Komputer.

Tahun ini pembicara yang diundang ialah Ade Wahyu, M.M. selaku General Manager Dept. Keuangan PT. Wijaya Karya dan Adib Ubaidillah, S.E., M.M. selaku Direktur Niaga PT. Bukit Asam (Persero) serta mengundang seorang psikolog yaitu Viera Adella, S.Psi., M.Psi.1526180648322

Dipandu oleh Ketua Jurusan Manajemen Informatika (MI), Indra Satriadi, S.T., M.Kom. sebagai moderator, acara tersebut dibagi menjadi tiga sesi dimana                                masing-masing pembicara diberikan waktu 30 menit untuk memaparkan materi mereka. Materi yang disampaikan pun berbeda tiap narasumber. Seperti Adib Ubaidillah yang menyampaikan mengenai persiapan menghadapi interview kerja dan persiapan dalam menyelesaikan perkuliahan dengan baik, Ade Wahyu yang menyampaikan mengenai hal yang harus diperhatikan dalam memasuki dunia kerja, dan Viera Adella yang menyampaikan mengenai bagaimana menyiapkan diri untuk seleksi profesional.

Dengan materi yang diberikan, banyak manfaat yang dapat diperoleh oleh para calon alumni Polsri seperti yang diutarakan oleh Hathfina Ghesani mahasiswa semester 8 jurusan Teknik Elektro program studi Teknik Telekomunikasi. “Ada tiga narasumber dari PT. Bukit Asam, PT. Wijaya Karya, dan psikolog, dari ketiganya dapat diambil mengenai kiat-kiat dalam melamar kerja, interview, dan sebagainya. Lalu poin-poin lainnya yang didapat adalah taktik mencari lapangan pekerjaan yang strategis dan juga cara mengajukan curriculum vitae (CV),” jelasnya.

Saat ditemui ketika menghadiri acara pembekalan ini, Rahmi Aminus, S.E., M.Si., Ak. selaku Sekretaris Umum IKA Polsri menyampaikan pesan kepada para calon alumni Polsri. “Bagi adik-adik, jangan pernah melupakan almamater apalagi kalau sudah sukses di dunia usaha, baik di BUMN ataupun di pemerintahan,” ujar beliau (N/R).


Leave a reply

Polsri Tiga Kali Jadi Juara Umum NPEO

UKM WPS – NPEO (National Polytechnic English Olympic) merupakan lomba tahunan yang diadakan oleh Dikti dan Bakorma khusus untuk mahasiswa Politeknik. DalamNPEO ada 2 jenis perlombaaan yaitu Debatedan Non-Debate. Untuk Non-Debate dibagi lagi dalam 3 cabang yaitu Speech, Storytelling, dan Newscasting.

Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) yang dalam hal ini diwakili oleh Unit Kegiatan Mahasiswa English Debating Club (UKM EDS) setiap tahunnya mengikuti NPEO dan terusmemperoleh pencapaian yang signifikan. Dari tahun 2011, tim Polsriberhasil mencapai Grand Final ketika namanya masih NPEDC (National Polytechnic English Debate Competition). Lalupada tahun 2015 dan 2016, berhasil menjuarai debat dan menjadi juara umum 2 tahun berturut-turut.

1524565539669 (lebih…)


Leave a reply

Wajah Baru Kepengurusan KM-POLSRI 2018 Resmi Dilantik

Palembang (29/3), tepatnya di gedung Graha Pendidikan Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI) diadakan Pelantikan Kepengurusan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) periode 2018. Pelantikan tersebut dihadiri oleh seluruh ORMAWA yang ada di Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI) itu sendiri, seperti Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).

a

Yudho Adi Bintang Prasojo dan Djiquwatan Abrar selaku Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) POLSRI periode 2018, memaparkan beberapa program kerja rancangan atau progam kerja unggulan mereka, diantaranya kalender POLSRI, aksi pembuatan sandal masjid, curhat bareng Presma dan Wapresma, chatting nasional (chatnas) dan POLSRI super league. “Kami juga mencanangkan beberapa visi dan misi yaitu harmonisiasi dan sinergisitas antar ORMAWA, menjalin hubungan internal dengan baik sehingga kita bisa berbicara dalam kanca nasional, benar-benar membangun basis kekuatan, mampu menjadi fungsi aspirasi dan advokasi dan melaksanakan kegiatan-kegiatan ruang lingkup nasional, selain itu  akan memperbaiki evaluasi, komunikasi koordinasi satu sama lain antar ORMAWA dan antar lembaga”, ujar Yudho.

Seluruh Gubernur Mahasiswa (Gubma) dan Wakil Gubernur Mahasiswa (Wagubma) juga ikut dilantik seperti Gubma dan Wagubma Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Administrasi Bisnis, Akuntansi, Teknik Kimia, Teknik Komputer, Manejemen Informatika dan Bahasa Inggris serta Ketua umum tiap UKM seperti Ketua Umum UKM LDK Karisma, UKM Himpala Bahtera Buana (HBB), UKM Olahraga, UKM Mahasiswa Riset dan Sains (MARS), UKM Simpony, UKM English Debating Society (EDS) dan UKM Warta Politeknik Sriwijaya (WPS).

aa

Bapak Irawan Rusnadi, M.T. selaku Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan juga turut berpesan kepada pimpinan ORMAWA yang dilantik khususnya Presma dan Wapresma. Ia mengatakan, “Alhamdulillah selesai pelantikan, semoga ke depannya dari kepengurusan tahun 2018 bisa bekerjasama dan berkoordinasi dengan baik secara keseluruhan dan saling mensupport satu sama lain. Pasalnya 2018 kementerian riset dan teknologi satu bentuk rambu-rambu aturan tentang peningkatan bidang kemahasiswaan dan semoga kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi dapat mendorong target mencapai predikat yang baik dalam sistem pemerintahan”.


Leave a reply

Polsri Mempersiapkan Diri Menuju Mawapres Tingkat Nasional 2018

Rabu 28 Maret 2018, tepatnya di Aula KPA Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) telah diadakan Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Polsri 2018. Acara yang bertemakan Sustainable Development Goals ini dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap pertama pembukaan di pagi hari dan penutupan di sore hari. Acara ini dihadiri langsung oleh pihak lembaga dan delegasi perwakilan dari tiap organisasi mahasiswa (ormawa) yang ada di Polsri. “Mawapres sendiri merupakan kegiatan rutin tahunan dari Kemendikti melalui Diktorat Kemahasiswaan, khusus untuk Politeknik sendiri dinamakan Mawapres Progam Diploma. Yang tujuannya untuk mencari mahasiswa yang berprestasi yang nantinya dapat melanjutkan ke tingkat nasional. Dimana bukan hanya berprestasi dibidang akademik saja, melainkan dibidang lainnya seperti pada kemampuan berbahasa inggris, pembuatan karya tulis ilmiah (KTI), maupun prestasi-prestasi unggulan lainnya” ujar Bapak Maulana Irwandi SE, Ak, M.Si  selaku ketua panitia dari acara Mawapres Polsri 2018. Sebelumya Bapak Maulana juga menjelaskan bahwa pada proses pemilihan Mawapres Polsri 2018 sendiri terbagi menjadi beberapa tahapan, proses pendaftaran dimulai dari tanggal 1 sampai 15 Maret, lalu proses pengumpulan berkas pada tanggal 16 sampai 18 Maret dan acara puncaknya pada tanggal 28 Maret yaitu Grand Final Pemilihan Mawapres Polsri 2018.

Berkaca dari tahun sebelumnya, terlihat ada beberapa perbedaan dari Mawapres 2018 dengan tahun sebelumnya seperti yang dikatakan oleh M. Ahmad Hafiz Pemenang Mawapres Polsri 2016, “peserta Mawapres Polsri tahun ini diambil dari masing-masing jurusan yang ada di Polsri, hal ini berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana pada tahun sebelumnya peserta Mawapres diambil dari masing-masing Progam Studi (Prodi) yang ada di Polsri sehingga tahun lalu diikuti oleh 55 peserta yang memakan waktu yang panjang serta hasilnya pun kurang efektif. Dari segi kepanitian Mawapres tahun ini juga lebih baik karena tidak hanya melibatkan mahasiswa tetapi juga dosen dan pimpinan Polsri juga ikut turun tangan”.

Kegiatan Grand Final Pemilihan Mawapres Polsri 2018 ini memperebutkan 6 kategori di antaranya Mawapres Polsri 2018 Juara ke-1, Juara ke-2, Juara ke-3, The Best Speakers, The Best Paper dan The Best Presentation.

Berikut merupakan daftar pemenang Mawapres Polsri 2018 pada masing-masing kategori.

  1. Mawapres Polsri 2018 atas nama M. Nata Persada dari Jurusan Teknik Sipil
  2. Juara ke-2 atas nama Nyayu Dina dari Jurusan Bahasa Inggris
  3. Juara ke-3 atas nama Febriani dari Jurusan Akutansi
  4. The Best Speakers atas nama Nyayu Dina dari Jurusan Bahasa Inggris
  5. The Best Paper atas nama Rinda dari Jurusan Teknik Kimia
  6. The Best Presentation atas nama M. Nata Persada dari Jurusan Teknik Sipil

1522463026939

M. Nata Persada dari Jurusan Teknik Sipil selaku pemenang Mawapres Polsri 2018 ia mengatakan, “mawapres merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan diri, kita dapat belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain, dan bukan hanya itu saja tetapi kita juga dapat memperlihatkan kompetensi yang ada pada diri kita sendiri. Meskipun Mawapres adalah sebuah perlombaan, tetapi kita sebagai peserta tidak boleh melupakan bahwa kita sama-sama dari Polsri”. Kemudian Bapak Maulana Irwandi selaku Ketua Panitia dari Grand Final Mawapres Polsri 2018 juga berharap untuk pemenang Mawapres tahun ini semoga dapat mewakili Polsri ke Mawapres di tingkat nasional serta mampu mengimplemasikan kemampuannya di dunia kerja kelak maupun di masyarakat. (DA)